Stop Pengunaan Gadget Pada Anak Dibawah Umur Dan Solusinya..?

image : eduqu.com
                                            
Di dunia yang serba modern ini, Gadget memang sangat penting bagi kehidupan kita. Dengan adanya Gadget kita mendapat banyak sekali kemudahan. Tapi akan berbalik menjadi berbahaya jika digunakan secara berlebihan. Gadget dapat berdampak buruk pada mental dan fisik, terutama bagi anak dibawah umur yang belum waktunya untuk menggunakannya. Kita juga harus mengontrol penggunaan Gadget untuk anak, supaya lebih fokus untuk belajar dan mendapat informasi yang benar-benar dibutuhkan.


Sebenarnya tidak ada batasan pengguna Gadget, bisa anak muda atau pun orang tua. Pemakaian Gadget berlebih dapat menyebabkan kerusakan pada mata, punggung dan sendi, itu dampak yang secara lasung yang dapat kita rasakan.Dan dampak yang tidak lasung biasanya berupa kecanduan kalau kita melihat atau memegang Gadget kita merasa kehilangan atau ada yang kurang dalam menjalani aktivitas sehari-hari seperti kita makan tapi tidak minum air. Dan masih banyak faktor lain seperti dampak radioaktif  ke otak kita dan lain-lain.Sesuatu yang Jika kita saja sudah merasakan banyak dampak negatif dari pemakaian Gadget yang berlebihan, bayangkan jika anak-anak sudah terbiasa atau bahkan kecanduan memakai Gadget sejak kecil. Berapa banyak dampak negatif yang akan mereka alami nanti. Efek yang buruk jika anak kecanduan Gadget ialah :

Lupa Waktu
Anak yang sudah kecanduan Gadget cenderung enggan meninggalkan Gadget-nya hingga lupa waktu dan tidak memikirkan waktu yang telah di laluinya saking asyiknya bermain Gadgetnya.

Tidak Fokus
Jika anak kecanduan Gadget, mereka akan mengacuhkan sesuatu di luar Gadget-nya. Misalkan saat belajar, anak menjadi kurang fokus terhadap pelajaran mereka. Akibatnya nilai prestasi akan menurun di karenakan lebih mementikan Gedget-nya di banding belajarnya.

Anti Sosial
Sebenarnya anti sosial itu sudah diklasifikasikan sebagai sesuatu yang berlebihan. Dia tidak mau berinteraksi dengan orang lain karena sudah merasa nyaman dengan Gadget-nya. Kemudian merasa bahwa  komunikasi yang lebih nyaman itu lewat Gadget, dan tidak nyaman atau tidak terbiasa dengan orang lain sehinga mendidik anak tidak respect dengan lingkungan.

Masalah Psikologi, Emosi Dan Sombong
Anak yang sudah kecanduan Gadget cenderung akan mudah marah atau mudah mengamuk. Sikap yang demikian terjadi karena anak merasa terganggu dengan keadaan disekelilingnya dan merasa dia paling pintar dalam dunia Gadget sehinga dia jadi anak sobong.

Anak Akan Menjadi Agresif
Anak akan cenderung melihat dan meniru adegan film action, video game action. Bagaimnapun juga seorang anak mudah sekali meniru gerakan yang dilihatnya. Disamping itu juga bisa diakibatkan karena menonton berita yang seharusnya kapasitas umur belum mencukupi.Dan bayakan kalu anak-anak meng akses situs website atau film,gambar yang negatif apa sangat tidak bahaya.  

Adiktif
Ini sudah kecanduan, artinya sudah tidak bisa lagi mengontrol apa yang sudah dicintainya itu. Tidak memperdulikan lagi keadaan sekitarnya.

Emisi Radiasi
bukan hanya pada anak-anak, tetapi orang dewasa pun harus  hati-hati. Semua Gadget sebenarnya memiliki gelombang elektromagnetik, namun yang paling berbahaya yakni Wifi, WiFi tidak menggunakan kabel sehingga radiasi yang ditimbulkan semakin berbahaya u, untuk jangka panjang untuk kesehatan kita.

Sulit Tidur
Mengapa? Karena saat mau tidur anak-anak sering sekali bermain gedget samapi ketiduran seperti di nina bobo.Ada faktor lain Walaupun tidak berdering tetapi masih ada getaran dan lampu tanda yang berkedip di alat Gedget, sehingga pikiran akan tertuju pada Gadget tersebut.

Suka Menunda-nunda
Anak akan suka sekali menunda-nunda aktivitas yang diberikan padanya dan dia lebih mementingkan Gadget-nya. Karena baginya Gadget is number one!

Solusi Untuk Pemakian Gedget Yang Berlebihan 

Anak usia 2 tahun kebawah sebenarnya tidak memerlukan Gadget, tapi bagaimanapun di zaman modern seperti sekarang ini, informasi, pengetahuan dan edukasi sudah masuk dalam Gadget dan itu sudah menjadi kebiasaan. Caranya dengan dialihkan perhatiannya dengan diajak ke tempat bermain, diajak membaca, piknik, kembali mengenal alam, hewan, banyak hal yang kita bisa ceritakan.

Anak usia 3-5 tahun dibiasakan maksimal 1 jam perhari. Untuk usia 5-12 sebaiknya maksimal 2 jam per hari. Sebaiknya yang lebih sering dikontrol usia 12 tahun kebawah atau masih usia SD. Kita boleh saja memberi edukasi lewat Gadget dengan syarat dengan didampingi. Jangan sampai mereka dibiarkan memiliki, jika anak sudah mempunyai rasa memiliki akan susah untuk mengambilnya, masalahnya banyak kemudahan-kemudahan yang diberikan dari Gadget.Kegunaan Gadget memang penting pada zaman yang serba digital ini, namun penggunaan gadget yang berlebihan akan mengundang banyak efek negatif kepada kita. Gunakanlah Gadget yang bijaksana agar kehidupan kita lebih baik.



ARTIKEL TERKAIT