Manfaat Dan Cara Pengunaannya Daun Tapak Dara Untuk Kesehatan Kita


 
www.seratu.com
TANAMAN DAUN TAPAK DARA
Siapa yang sudah tau tentang TAPAK DARA???..... Tapak dara dalam bahasa jawa dikenal dengan sebutan kembang serdadu, tapak doro, kembang sari cina, kembang tembaga, paku rane, cakar ayam, tai lantau.  Sumtara menyebutnya rutu-rutu,  rumput jalang, kemuting cina. Nusa tengara menyebutnya tapak lima ( bali ).  Sulawesi menyebutnya sindapor.  Sedangkan Maluku menyebutnya usia. Dalam bahasa ilmiahnya disebut sebagai Cathanrantus Roseus.  Bahasa familiranya Apocynaceae.  Bersinomin Ammocallis Rosea Small. Tumbuhan ini  menyukai tempat yang terbuka  kemungkinan bisa tumbuh di tempat yang terlindungi. Jadi tanaman ini dapat tumbuh pada bermacam-macam iklim. 


 Habitas perdu tumbuhan ini tumbuhan penyamping. Tinggi tanaman bisa mencapai 0,2 sampai 1 meter. Daunya tunggal, agak tebal berbentuk lonjong atau oval, tersusun menyirip berselingan, warnanya hijau matang, panjang daunnya bisa mencapai 2 sampai 6 centimeter. lebarnya 1 sampai 3 centimeter, tangkai daunnya sangatlah pendek, batang daunnya bewarna putih karena mengandung lateks, batangnya bulat bewarna merah tenguli. Bunganya tunggal bersifat aksial ialah muncul dari ketiak daunnya dengan 5 helai mahkota bunga, kelopak bunganya kecil berbentuk paku. Mahkota bunganya berbentuk terompet tapi ujungnya agak lebar, mahkota bunga berwarna putih, merah jambu, ungu muda, tergantung dengan warna merah ditengahnya. Tabung mahkota bunga sepanjang 2 sampai 3 milimeter.  Terdapat juga buahnya berbebtuk silinder, ujungnya lancip berambut, panjang buahnya sekitar 1,5  sampai 2,5 centimeter bewarna hijau atau hijau pucat, dan juga memiliki biji yang banyak bewarna hitam, menggantung pada batang. Batangnya berkayu pada bagian bawahnya, bergetah berwarna putih.

Tapak dara ini berasal dari amerika tengah. Tumbuhan ini termasuk juga tumbuhan liar atau  semak tapi banyak orang menggunakannya sebagai tanaman hias. Tumbuhan semak ini hidup di dataran rendah sampai ketinggian mencapai 1800 meter diatas permukaan air laut. Tanaman ini dapat dibudidayakan dengan cara melalui bijinya, stek batang, akar dan peremajaan dengan cara memangkas atau memotong cabang pada bagian yang tua , sehingga dapat bersemi kembali. 

Tidak tau kenapa bunga ini dinamakan tapak dara. Selain bunganya yang sangat cantik dengan warna - wani yang dimilikinya, ternyata mengandung segudang manfaat. Karena mulai dari akar, batang, daun, dan biji bunga tapak dara memiliki kandungan 70 alkaloid, 28 bi-indole alkaloid, yang bersifat antikanker. Kandungan alkaloid ini terdapat vintblastine (VLB), vincristien (VCR), leurosine (LR), vin cadioline dan catharanthine. Sedangkan alkaloid ini dapat menurunkan kadar gula yaitu leurosine, catharantine, lochnerine, tetrahydroalstonine, vindoline, dan vindolinine.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis dari tapak dara adalah sedikit pahit, sejuk, toksik, masuk kedalam hati. Ini sangat berkhasiat sebagai antikanker ( antineoplastik), juga dapat menurunka tekanan darah (hipotensi), sebagai penenang , serta dapat menyejukkan peredaran darah, dan menghentikan pendarahan (hemostatik), serta bisa menetralkan panas dan racun, peluruh kencing (diuretik). Namun perlu diperhatikan untuk ibu hamil, jangan mengkonsumsi tapak dara ini . karena kandungan alkoloidnya mengandung racun, dapat menyebabkan muntah-muntah, dalam kurun waktu 24 jam akan mengalami loyo, demam. Dan dampak lainnya dapat menjadi orang berhalusinasi, kehilangan reflex tendon, neuropati koma, dan bisa mengakibatkan pada kematian.

Tapak dara termasuk sebagai obat hebal yang belum diketaui oleh khalayak masyarakat umum.  Ramuan obat tradisional ini dapat mengobati berbagai penyakit. Seperti sebagai obat kanker, obat leukemia, obat limfosarkoma, obat chorionic epithelioma, obat menurunkan hipertensi atau tekanan darah tinggi, kencing manis atau diabetes  mellitus, obat akibat penurun trombosit, obat batuk. 

Tapak dara dapat dimanfaatkan untuk pengobatan sakit buang air kecil, batu ginjal, kanker payudara, radang hati, bronchitis, asma, gondongan, demam, malaria, kurang darah, bisul, luka bakar, bengkak, disentri, sariawan, sembelit, haid tidak teratur dan lain - lain. Cara – cara membuat ramuan tanaman tapak dara sebagai obat, yaitu sebagai berikut:

1.      Penyakit Kanker
Ambillah 1 genggam daun tapak dara cuci bersih, campurkan buah  dan kulitnya, kayu pulasari serta campurkan gula merah atau gula jawa kedalam, campurkan bahan tersebut kedalam 3 gelas air, masak sampai mendidih hingga airnya tinggal separu lalu saring, minumlah pagi, siang dan malam hari masing-masing setengah gelas.

2.      Penyakit Leukimia
Ambilah 20 sampai 25 gram daun tapak dara kering dan adas pulawaras rebus campurkan menjadi satu kedalam 1 liter air, rebuslah sampai mendidih lalu saring airnya. Diminum sehari 2 kali pagi dan sore.

3.      Penyakit Diabetes Mellitus ( Kencing Manis)
 Ambil 3 lembar daun tapak dara segar cuci bersih, 15 kuntum bunga tapak dara lalu campurkan menjadi satu dengan 4  gelas air rebus sampai mendidih hingga airnya menjadi 1,5 gelas lalu diamkan dingin dahulu setelah itu minumlah sehari 2 kali pagi dan sore setelah makan.

4.      Penyakit Hipertensi ( Tekanan Darah Tinggi )
Siapkan 7 lembar daun atau bunga tapak dara kering, seduh dengan segelas air panas, lalu diamkan beberapa menit kemudian disaring, diminum menjelang tidur.

5.      Penyakit Asma Dan Bronkhitis
Siapkan 1 potong bonggol akar tapak dara cuci bersih, rebuskan akar tapak dara dengan 5 gelas air, rebus sampai mendidih  diamkan dingin dahulu, kemudian diminum 2 kali sehari pagi dan sore.

6.      Penyakit Radang Perut Dan Diseneri
Siapkan 15 sampai 30 gram daun tapak dara kering cuci bersih, masukkan kedalam 3 gelas air, rebuslah sampai mendidih lalu beri sedikit gula kelapa, kemudian minumlah sehari 2 kali pagi dan sore.

7.      Penyakit Kurang Darah
Ambillah 4 putik bunga tapak dara, lalu rendam kedalam 1 gelas air, taruhlah diluar rumah rendaman putik tapak dara selama semalam, kemudian pagi harinya dapat diminum.

8.      Penyakit Demam
Sediakan segenggam daun tapak dara atau 12 sampai 20 gram tapak dara kering, 3 potong batang dan akar tapak dara cuci bersih, kemudian campurkan bahan tersebut kedalam 4 gelas air, lalu rebuslah sampai mendidih  hingga air menjadi 1,5 gelas. Saat minum tambahkan gula kelapa sedikit saja, kemudian diminum pagi dan sore.

9.      Penyakit Tangan Gemetar
Siapkan 4 sampai 7 lembar daun tapak kering cuci bersih, lalu sedup 1 gelas dengan air panas, biarkan beberapa saat biarkan dingin setelah itu saring airnya, lalu diminum seperti biasa.

10.  Penyakit Gondongan, Bengkak, Bisul Dan Borok
Ambillah segenggam daun tapak dara segar cuci sampai bersih, temudian tumbuklah daun tapak dara sampai halus, kemudian tempelkan pada bagian yang luka atau sakit.

11.  Penyakit Luka Baru
Ambillah 2 sampai 5 lembar daun tapak dara segar cuci sampai bersih, kunyahlah daun tersebut dampai lembut, kemudian tempelkan pada luka yang baru.

12.  Penyakit Luka Bakar
Ambillah beberapa lembar daun tapak dara, dan 0,5 genggam beras direndam dahulu, kemudian tumbuklah secara bersamaan samapi halus, lalu tempelkan pada luka yang terbakar

13.  Penyakit Kanker Payudara
Sediakan 6 sampai 15 gram tapak dara kering, campurkan kedalam 400 mililiter air, kemudian rebus sampai mendidih hingga airnya menjadi 200 mililiter, lalu saring airnya dan dapat diminum.

14.  Penyakit Kanker Rahim
Sediakan 15 gram bunga tapak dara, 30 gram rumput lidah ular, campurkan kedua bahan tersebut kedalam 600 mililiter air, rebus sampai mendidih hingga airnya menjadi 200 mililiter, diamkan dingin dahulu lalu saring airnya dan di minum airnya.

15.  Penyakit Batu Ginjal
Sediakan 30 gram daun tapak dara, 30 gram daun keji beling, 15 gram daun tempuyung, semua tersebut cuci sampai bersih, campurkan semua daun tersebut kedalam 600 mililiter air, rebus sampai mendidih hingga airnya menjadi 300 mililiter, kemudian saring airnya dan minum 2 kali sehari.

16.  Penyakit Batuk
Sediakan 10 gram daun tapak dara, 10 gram kulit jeruk keprok/mandarin kering, 10 gram bunga mawar kering , cuci bersih semua bahan lalu campurkan menjadi satu kedalam 400 mililiter air, setelah itu rebuslah sampai mendidih hingga airnya menjadi 200 mililiter,  lalu saring airnya dan diminum selagi masih hangat.

17.  Penyakit Sakit Perut
Ambillah 15 gram daun tapak dara cuci bersih, dan gula merah secukupnya, rebuslah tapak dara dengan air 400 mililiter, rebus sampai mendidih hingga airnya menjadi 200 mililiter, lalu saring airnya dan dapat diminum selagi masih hangat.

18.  Penyakit Malaria
Ambillah 10 gram akar tapak dara segar, 10 gram temu hitam, 10 gram temulawak, 15 gram sambiloto segar, cucilah semuanya dengan bersih, lalu rebus dengan air secukupnya sampai mendidih, setelah itu disaring dan di minum airnya.


ARTIKEL TERKAIT