Manfaat Seledri Untuk Kesehatan Dan Kecantikan



www.seratu.com
TANAMAN DAUN SELEDRI
Seledri mempunyai nama binomial Apium Graveolens L. seledri tergolong dalam suku adas – adasan (apiaceae). Seledri sudah dikenal sejak dahulu sebagai penyedap masakan dan pengobatan serta dapat digunakan untuk kecantikan juga. Seledri merupkan tumbuhan serbaguna, terutama untuk  masakan biasanya orang mengolahnya dengan cara memotong kecil – kecil lalu bisa ditaburkan diatas bakso, sup sayur, soto dan bubur ayam serta dapat dicampurkan dalam adonan untuk membuat bakwan jagung dan lain - lain.


Di berbagai Negara sudah mengenal dan tau cara mengolahan seledri, termasuk Jepang, Cina dan Korea Negara tersebut menggunakan tangkai seledri dan daunnya sebagai bahan masakan. Di Indonesia menggunakan daun seledri untuk menyedapkan sup dan sebegai lalapan. Tapi bagi pengguna seledri paling lengkap adalah Negara Eropa, mereka mengunakan seledri mulai dari daun, tangkai, buah dan umbinya semua dimanfaatkan untuk bahan masakan.


Seledri adalah tanaman kecil tingginya kurang dari 1 meter. Daunnya tersusun majemuk dengan tangkai pendek, tangkai pada kultivar tertentu dapat tumbuh besar - besar dapat dijual sebagai sayuran, dan batangnya biasanya bersifat bantet serta berseratjika sudah tua. Bunganya tersusun majemuk berkarang. Buahnya berwarna coklat gelap bentuknya bulat kecil – kecil. Serta memiliki umbi yang juga dapat dimakan, berakar serabut. Akan tetapi seledri memiliki beberapa jenis. Ada tiga kelompok seledri yang di budidayakan :


·         Seledri Daun

Seledrin dau atau bisa juga disebut seledri iris (A.graveolens). seledri daun merupakan kelompok dari secalinum, seledri ini biasanya diambil daunnya saja, kebanyakan dipakai untuk masakan Indonesia, seledri ini memiliki aroma yang khas dan cocok untuk penyedap masakan seperti digunakan untuk taburan bubur ayam, sup sayuran dan soto.



·         Seledri Tangkai

Seledri tangkai (A. graveolens) merupakan kelompok dari dulce. Memilki tangkai yang besar dan aromanya yang segar, biasanya dipakai sebagai campuran salad, ditumis, serta bisa dibuat jus.



·         Seledri Umbi

Seledri umbi (A.graveolens) merupakan kelompok dari rapaceum. Seledri yang membentuk umbi dipermukaan tanah, seledri umbi kaya akan vitamin A dan vitamin K. biasanya di gunakan untuk campuran sup buntut, semur, atau schnitzel.


Daun seledri memiliki kandungan vitamin  A, sementara batang seledri juga mengandung beberapa sumber vitamin seperti vitamin B1,B2,B6 dan C dengan kaya potassium, folat, kalsium, magnesium, zat besi,  fosfor, natrium dan kandungan asam amino esensial yang tinggi. Seledri juga memilki nutrisi yang bisa bekerja secara optimal bila diolah menjadi jus.  Seledri juga mengandung natrium organic alami yaitu garam yang sangat penting untuk kesehatan tubuh sehingga sangat aman bila dikonsumsi. Seledri juga dapat menstabilkan darah seperti hipertensi, serta bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah dan menjaga fungsi ginjal.


Seledri memiliki aroma yang khas yang berasal dari komponen mudah menguap yang terkandung dari minyak atsiri, paling banyak dan tinggi terdapat pada buahnya yang sudah kering.  Tangkai dan daun seledri mengandung steroid seperti stigmasterol dan sitosterol. Seledri memiliki kandungan utama seperti butilfalida dan butilidtalida yang berfungsi sebagai pembawa aroma yang lebih utama.  Terdapat juga senyawa golongan fenol, serta flavonoid seperti graveobiossid A(1 -2%) dan B(0,1 -0,7%). Ada juga komponen lain seperti apiin, furanokumarin, isoimperatorin, isokuersitrin. Seledri mengandung asam lemak utama adalah asam petroselin.


Seledri disebut sebagai sayuran anti hipertensi, seledri juga sebagai obat dioskurides dan theoprastus dari masa romawi sebagai penyejuk perut. Juga memiliki fungsi lain sebagai diuretika, anti reumatik dan pembangkit nafsu makan. Bagian umbinya berfungsi sebagai pembangkit gairah seksual (afrodisiaka). Tapi dianjurkan bagi ibu menyusui jangan terlalu banyak mengkonsumsi seledri terlalu banyak memiliki indikasi dapat mengurangi air susu.


Kandungan gizi yang terdapat dalam daun seledri  dapat untuk mencegah penyakit dengan cara mengkonsumsinya dam bentuk jus atau sayur. Seledri juga sebagai kesehatan dan mencegah beberapa penyakit dengan cara diolah seperti sup:


1.  Menambah kekebalan tubuh, dengan kandungan multivitamin yang terdapat pada seledri sebagai antioksidan mampu menambah kekebalan tubuh.

2.  Seledri mengandung vitamin A dan betakaroten adalah antioksidan flavonoid yang sangat dibutuhkan untuk menjaga selaput lendir yang sehat dan kulit, dan mata

3.  Menenangkan saraf, kandungan minyak astiri yang diperoleh dari ekstraksi tanaman seledri sangat berguna untuk menenangkan kondisi gugup dan osteoarthritis.

4.  Penyakit ginjal, dapat menjaga fungsi ginjal akan membantu mengurangi racun - racun yang akan keluar didalam air seni.  Caranya dengan merebus seikat daun seledri yang sebelumnya sudah dicuci bersih, rebus selama 10 menit lalu diamkan agar dingin kemudian minum segelas setiap hari.

5. Menambah nafsu makan, kandungan yang terdapat dalam jus seledri dapat mengontrol nafsu makan.

6.  Pencegah anemia,  manfaat daun seledri dapat mengatasi anemia atau kurang darah, dengan cara diolah menjadi jus serta dapat ditambahkan dengan nanas, madu, susu segar.

7. Menurunkan tekanan darah, natrium yang terkandung dalam seledri dapat menstabilkan darah seperti hipertensi.

8.  Tumor

9.  Menjaga kelenturan aktifitas otot

10.Menurutkan berat badan atau obesitas, seledri tanaman herbal rendah kalori, sedangkan daunnya  terdapat 16 kalori per 100 gram, dengan mengkonsumsi jus seledri sebelum makan secara rutin dapat menurunkan berat badan dan kadar kolesterol dalam darah.



Selain untuk pencegah penyakit diatas seledri juga dapat mampu mengobati penyakit masukangin, diare, mual, tekanan darah tinggi rematik, asam urat, batuk, alergi, sembelit, asma, vertigo. Daun seledri selain untuk pengobatan  juga dapat untuk kecantikan. Daun seledri ini dapat digunakan sebagai masker alami untuk wajah, yang sangat bermanfaat untuk mencegah kerutan pada wajah atau memperlambat penuaan dini.


Ternyata daun seledri juga digunakan untuk penyubur rambut, dengan cara sebagai berikut :


· Cucu bersih daun seledri sebanyak 8 atau sampai 10 tangkai dau seledri.

·  Lalu tumbuhlah daun seledri sampai halus dan lembut.

· Kemudian gosokan tumbukan daun seledri tadi pada bagian kepala dan rambut, sambil lakukan pijatan secara perlahan – lahan.

· Setelah itu bungkus rambut kepala anda dengan handuk, tunggu kurang lenih 1 jam, lalu buka atau lepaskan handuknya.

· Setelah itu, bilas rambut dengan air bersih dan mengalir untuk memudahkan membilas rambut anda.

· Lakukan cara ini selama seminggu sekali untuk menghasikan rambut lebat dan sehat.
ARTIKEL TERKAIT