Teryata Petai Cina Atau Lamtoro Ini Bisa Untuk Obat Tradisional



 
www.seratu.com
PETAI CINA / LAMTORO
Siapa yang belum tau tentang petai cina????..... petai cina disebut juga lamtoro  atau petai selong. Tumbuhan ini dikenal berbagai macam sebutan seperti lamtoro, metir dan kemlandingan (bahasa Jawa), pelendingan, peuteuy selong (bahasa Sunda), kalandhingan, lantoro (bahasa Madura). Terdapat juga dalam bahasa asing seperti petai jawa, petai belalang (bahasa Malaysia), ipil – ipil, Elena, kariskis (bahasa Filiphina), krathin (bahasa Thailand), leucaena, white leadtree (bahasa inggris) dan leucaene, faux mimosa (bahas prancis).


Petai cina atau lamtoro adalah termasuk sejenis perdu dari suku Fabaceae (Leguminosae, polong – polongan). Nama spesiesnya Leucocephala (berkepala putih) mengacu kepada bongkol – bongkol bunga yang berwarna putih. Lamtoro berasal dari Meksiko dan Amerika Tengah kemudian menyebar luas. Lamtoro biasanya digunakan untuk penghijauan atau pencegah terjadinya erosi. Petai cina tumbuh ditempat yang tropis di Asia dan Afrika dan mudah sekali beradaptasi, termasuk di Indonesia. Ada beberapa spesies petai cina diantaranya : 

-          Leucaena leucocephala ssp. Leucocephala. Ini disebarluaskan oleh bangsa spanyol. Di Jawa dikenal dengan lamtoro atau petai cina  local, berbatang pendek sekitar 5 meter tingginya dan pucuk rantingnya berambut lebat.
-          ssp. Glabara (rose) S. Zarate. Dikenal dengan lamtoro gung, tanaman jenis ini berukuran besar mulai dari pohon, daun, bunga, dan buah dibandingkan dengan yang pertama tadi.
-       ssp. Ixtahuacana C.E Hughes yang menyebar terbatas di meksiko dan Guatemala.

Pohon petai cina biasanya tingginya mencapai 20 meter. Cabangnya rendah dan banyak, dengan  pepagan berwarna kecoklatan atau abu – abu, berbintil – bintil dan berlentisel.  Rantingnya berbentuk bulat torak, dengan ujung yang berambut rapat. Daunnya majemuk berbentuk menyirip rangkap, siripnya berjumlah 3 sampai 10 pasang, anak daun tiap siripnya 5 sampai 20 pasang, berhadapan, berbentuk garis memanjang, ujungnya runcing berpangkal miring, permukaan berambut halus dan tepinya jumbai. 

Bunganya majemuk berupa bongkol bertangkai panjang, yang berkumpul dalam malai 2 samapi 6 bongkol, tiap bongkol tersusun dari 100 sampai 180 kuntum bunga, bentuknya seperti bola berwarna putih kekuningan, bertangkai panjang 2 sampai 5 centimeter, bunganya kecil – kecil.Buahnya polong berbentuk pita lurus, pipih dan tipis, 14  sampai 26 cm x 2centimeter dengan sekat – sekat diantara biji. Warna kulitnya hijau dan akhirnya hijau kecoklatan, coklat tua bila kering dan masak dapat memecahkan sendiri tiap kapuhnya. Tiap buahnya terdapat 15 sampai 30 biji terletak melintang dalam polongan, berbentuk bulat telur sungsang atau bundar telur berbalik, berwarna hijau muda bila sudah tua dan kering berwarna coklat.

Petai cina atau lamtoro juga dikenal juga sebagai peneduh tanaman kopi. Kayu dari pohon petai cina biasanya dinamfaatkan untuk bahan kayu bakar, kayu api (arang), pagar pekarangan, di jawa kayu petai cina digunakan pembuatan kertas dan pulp. Daun dan ranting dapat dimanfaatkan untuk pakan ternak, karena mengandung sumber protein yang baik, sehingga dapat menambah bobot pada hewan ternak. Sedangkan bijinya yang sudah kering berwarna hitam kecoklatan dapat dimanfaatkan untuk kerajinan kalung  dan gelang tangan tidakhanya itu saja biji petai cina yang masih segar dapat juga dikonsumsi dan diolah seperti botok, acar, sayur lodeh, dan dapat juga dimakan langsung untuk lalapan.

Rasa dari petai cina atau lamtoro ini agak pahit dan bersifat netral, karena terdapat kandungan kimia didalamnya diantaranya, kalsium, lemak, fosfor, besi, protein,dan vitamin A, B1 dan vitamin C.  Tanaman  petai cina juga dimanfaatkan untuk pengobatan kesehatan, dan dapat digunakan untuk penyembuhan beberapa penyakit seperti:

1.      Mengobati Diabetes Melitus
Siapkan petai cina yang sudah tua dan keringkan. Caranya digoreng tanpa minyak kemudian ditumbuk sampai halus, setelah itu ambil 1 sendok makan lalu seduh dengan air panas. Minumlah sehari sekali 1 gelas secara teratur.

2.      Mengobati Luka Baru Dan Bengkak
Ambillah daun petai cina secukupnya lalu cuci bersih, kemudian haluskan atau bisa ditumbuk, setelah itu tempelkan pada bagian yang luka atau bengkak.

3.      Mengobati Cacingan
Siapkan biji petai cina yang sudah tua dan keringkan, kemudian tumbuklah sampai halus seperti bubuk, lalu ambillah 1 sendok makan dan seduhlah dengan ½  samapi 1 gelas air panas. Minumlah menjelang tidur malam.

4.      Mencegah Kanker
Untuk menangkal radikal bebas dan mengurangi resiko terkena kanker. Caranya dapat mengkonsumsi biji petai cina sebagai lalapan atau menyeduhnya.

5.      Meluruhkan Haid
Siapkan segenggam akar petai cina lalu cuci bersih, kemudian rebus dengan 3 gelas air samapi tersisa 1 gelas. Minumlah rebusan air tersebut sehari 2 kali masing – masing 1 gelas.

6.      Mengobati Disentri
Sediakan 15 gram biji petai cina, 30 gram krokot cuci semua bahan sampai bersih, kemudian rebus dengan 400 cc air sampai tersisa setengahnya. Setelah itu saring dan minumlah sehari 2 kali pagi dan sore masing – masing 1 gelas.  

7.      Menghaluskan Kulit
Ambillah 5 atau  6 daun petai cina lalu remas – remaslah hingga keluar airnya, kemudian oleskan atau gosokkan pada seluruh badan, diamkan selama 1 menit lalu bersihkan dengan tubuh dengan air. Lakukan 2 sampai 3 kali dalam seminggu. Jika terasa gatal maka hentikanlah, karena tidak cocok pada jenis kulit anda.
ARTIKEL TERKAIT