Kasih Sayang Seorang Ibu Petani

www.seratu.com
ILUSTRASI
Di pagi yang petang seorang ibu petani bagun dan melihat jam sudah jam 04 pagi, si ibu bergegas bangun lalu menyalakan api di PAWON ( tempat memasak ) sambil mengambil beras untuk di cucinya untuk dimasak, sambil memasak ibu menyepatkan waktunya untuk mengerjakan sholat subuh 2 rokaat setelah selesai dan menagalkan mukena setelah itu melanjutkan memasak nasi sambil membuat lauk pauk, jam sudah menunjukan 05:15 wib sang ibu bergegas melangkah ke kamar anaknya dan membangunkanya dengan pelan dan berkata “ nak sudah pagi segera solat dan mandi ‘’ lalu si anak bangun dan melangkah ke
kamar mandi sambil buang air kecil, cuci muka dan wudhu setelah itu si anak ke kamar mengambil sarung untuk mengerjakan solat di kamarnya, setelah solat sianak merapikan dan membersihkan kamar dan menyapu ruangan dan halaman yang terbuat dari tanah .

Jam sudah menujukan 05:45 wib, nasi dan makanan sudah tesedia di meja makan dan sudah siap dimakan sambil di sebalah makanan di atas meja makan ada uang pecahan seribu dan duaribu rupiah tertata sejajar dan rapi, siibu memangil anaknya dan sianakpun datang dan sang Ibu berpesan kepada anaknya sambil berkata ‘’ ibu mau berangkat kerja, dan itu uang saku buat jajan disekolah jangan lupa untuk mengunci pintu semua ‘’ siibu pun keluar dari pintu sambil berjalan membenahi pakain kerjanya untuk menuju ke ladang. Sang anak pun bergegas mengunci pintu dan mandi setelah itu berpakain sekolah dan sarapan pagi yang sudah disiapkan dan tak lupa mengambil uang saku tersebut dan sang anak berangkat ke sekolah dengan kenyang dan senang .  

Inspirasi yang bisa kita ambil : Ibu tak kan lelah mengasihi dan menyanyangi anaknya walau rasa capek dan lelah menlekat ditubuhnya. Kita sebagai anaknya kita takkan mampu untuk membalas jasa – jasa ibu yang di berikan kepada kita dan tak kan pernah seimbang apa yang kita korbankan untuk ibu kita walaupun kita mencukupi dan merawatnya di usia tua. Kita harus bersyukur bila masih mempunyai ibu yang masih hidup sehinga kita bisa membalas apa yang pernah ibu berikan kepada kita. seorang IBU akan banga kalau melihat anaknya bisa hidup lebih layak dari ibunya dan bermanfaat untuk Keluarga, Agama dan Negara.                    
ARTIKEL TERKAIT