Mengenal Ciri Dan 8 Manfaat Bambu Kuning Untuk Kesehatan



www.seratu.com
POHON BAMBU KUNING
            Bambu kuning ( Bambusa vulgaris ) tergolong salah satu jenis tanaman hias karena memiliki keindahan warna dan bentuknya yang menarik. Selain itu, tanaman ini diyakini banyak orang memiliki kekuatan mistis sebagai pengusir setan dan santet. Bahkan bambu kuning juga dipercaya mampu mencegah niat jahat pada penghuni rumah seperti pencurian dan perampokan. Karena itu, tidak heran jika tanaman ini sering tampak menghiasi taman pekarangan rumah atau sebagai pagar rumah dengan ditanam berjajar menyerupai pagar pada umumnya.


            Namun di balik keindahan bambu kuning, nyatanya tanaman ini bukan hanya bermanfaat sebagai tanaman hias, terdapat sejuta manfaat yang terkandung dalam tanaman bambu kuning. Bahkan di Cina dan India bambu kuning sering dimanfaatkan  untuk pengobatan alternatif. 

Ciri - Ciri Tanamannya

a. Akar
Akar tanaman bambu kuning berupa akar serabut dan umumnya berwarna putih.

b. Batang
Batang tanaman beruas - ruas dan berwarna kuning. Umumnya tumbuh lurus dengan tinggi batang 10 sampai 20 meter dan diameter 4 sampai 10 centimeter. Permukaan batang berambut hitam dan dilapisi lilin saat masih muda dan berangsur halus dan tidak berambut saat sudah tua. Tanaman ini tidak bisa tumbuh rimbun seperti jenis bambu lainnya karena tingkat produktivitas yang rendah.

c. Daun
Tanaman bambu kuning memiliki daun lurus, berbentuk segitiga lebar, dengan ujung daun meruncing. Panjang daun 4 sampai 5 centimeter dan lebar 5 sampai 6 centimeter. Seperti pada umumnya, daun tanaman ini  berwarna hijau.

d. Bunga
Bunga tanaman bambu kuning termasuk bunga majemuk dan berbentuk malai. Umumnya berwarna ungu kehitaman.

Habitat
Bambu kuning tumbuh di daerah tropis hingga subtropis dengan ketinggian lahan sekitar 1,200 meter dpl. Di Asia Tenggara, bambu kuning banyak dijumpai di desa-desa, pinggiran sungai, dan di tanah lapang. Di perkotaan, tanaman ini sering dijadikan sebagai pengias taman rumah. Di Semenanjung Malaysia, tanaman ini dapat tumbuh subur di lahan-lahan terdegradasi yang mengandung timah.
Cara penanaman tanaman hias satu ini pun tergolong mudah, berikut pembahasannya:

1. Menyiapkan Bibit
Bibit bambu diperoleh dengan  cara stek batang, rhizome / cabang. Tetapi untuk bambu kuning sebaiknya menggunakan teknik rhizoma.

2. Menyiapkan Media Tanam

- Menggali tanah tempat nantinya bambu ditanam.
- Mencampurkan tanah bekas galian, pupuk, dan dedaunan.
- Mengkomposkan campuran tersebut selama 2 bulan.
- Menanam bibit bambu pada lahan yang telah dikomposkan     sebelumnya.



Catatan: sebaiknya bambu kuning ditanam pada akhir periode musim hujan (Desember-Februari) dengan jarak tanam 6 sampai 12 meter x 6 sampai 12 meter.

Manfaat Bambu Kuning Untuk Kesehatan
Begitu banyak  manfaat yang terkandung dalam bambu kuning, bukan hanya sebagai tanaman hias, namun juga bermanfaat baik untuk kesehatan kita.

1. Mengobati Liver
Kandungan fenol yang bersifat anti racun pada hati mampu memperbaiki kerusakan hati. Bagian yang dimanfaatkan adalah bagian rebung (tunas bambu yang baru berusia beberapa hari). Dapat diolah menjadi sayur rebung atau dijadikan ramuan, sbb:

- Siapkan rebung bambu kuning, iris tipis.
- Keringkan irisan rebung bambu kuning.
- Rebus rebung kering dengan 10 gelas air selama 15 menit.
- Saring air rebusan, minum airnya selagi hangat 1/3 gelas.
- Minum rutin 3x sehari.


Catatan: irisan bambu yang telah digunakan dapat dimanfaatkan kembali hingga 3x rebusan, karena perlu diingat bahwa bambu kuning tidak dapat menghasilkan rebung yang banyak.

2. Sumber Protein Dan Nutrisi
Bambu kuning mengandung potassium yang rendah kalori serta memiliki rasa yang manis sehinga sangat baik untuk dikonsumsi, karena itulah bambu kuning dimanfaatkan sebagai makanan tambahan yang menyehatkan. Contohnya dengan mengolah rebung bambu kuning  menjadi sayur.

3. Mengobati Asam Urat
Kandungan antioksidan dan flavonoid pada daun bambu kuning juga dipercaya dapat menurunkan kadar asam pada tubuh dan berperan dalam menghambat oksidasi xantin menjadi asam urat.

4. Mengatasi Keputihan
Air yang dihasilkan dari bambu kuning mengandung kadar mineral dan oksigen yang tinggi sehingga keputihan pun dapat dihilangkan.

5. Meredakan Batuk
Daun bambu kuning dapat dimanfaatkan untuk mengobati beberapa masalah pernapasan, seperti meredakan batuk, meluruhkan dahak, dan mengatasi sesak napas.

6. Mengurangi Kolesterol
Kandungan air mineral pada tanaman bambu dimanfaatkan untuk menghilangkan lemak dan kolesterol jahat pada tubuh.

7. Obat Tuberkolosis
Kandungan zat tabasheer dan mineral silice pada bambu kuning dapat dimanfaatkan untuk mengobati tuberkolosis.

8. Antioksidan
Antioksidan mampu melawan serangan radikal bebas yang dapat memicu terjadinya penyakit kanker dan jantung. Selain itu, ekstrak bambu kuning dapat digunakan untuk melindungi jantung dan menetralkan racun dalam tubuh karena kandungan antioksidannya yang tinggi.

       Dengan mengetahui sejumlah manfaat yang terkandung dalam bambu kuning yang tidak hanya bermanfaat  sebagai tanaman hias namun juga memberi manfaat untuk kesehatan kita, ada baiknya kita tidak memandang sebelah mata tanaman bambu yang satu ini. Kita bisa mulai membudidayakan tanaman ini dan merasakan manfaat yang dihasilkannya.
ARTIKEL TERKAIT