15 Obat Yang Harus Dihindari Saat Hamil

image : www.rolereboot.org
Kehamilan memang hal yang di tunggu oleh pasangan rumah tangga karena terasa lengkap bila mempunyai momongan. Baru pertama hamil pastinya banyak hal yang belum diketahui tentang baik dab buruk segala sesuatu untuk kelangsungan janin, maka dari itu alangkah baiknya sering bertanya kepada bidan atau dokter sewaktu control kandungan. Jangan sekali-kali meminum obat tanpa se-pengetahuan bidan atau dokter karena berefek pada kesehatan janin juga bisa lahir cacat.
 
Obat-obatan sewaktu tidak hamil pastinya bebas untuk mengkonsumsi-nya namun bila sedang hamil maka hindari beberapa obat karena dapat mengancam kelangsungan janin juga bisa membuat cacat lahir sampai keguguran dan jenis obatnya sebagai berikut ini:
   
1.Jenis Obat Untuk Mengobati Jerawat
Jerawat timbul pada ibu hamil karena ada perubahan hormon maka dari itu sebaiknya jangan diobati dengan kimia atau pun minuman herbal karena berisiko untuk kelangsungan kesehatan ibu dan janin, lebih baik biarkan jerawat tumbuh dan nantinya akan hilang sendirinya saat sudah melahirkan.

2. Obat Anti Jamur
Jamur suka dan mudah berkembang pada lipatan tubuh karena lembab dan obatnya banyak di sebut anti mikotik. Bagi ibu hamil sebaiknya hindari pemakaian obat anti jamur ini karena tak baik untuk kelangsungan janin alangkah baiknya jaga kebersihan tubuh.

3. Obat Penghilang atau Pereda Sakit
Jenis obat penghilang rasa sakit ini banyak sekali jenisnya seperti opioids yang dapat menghilangkan reseptor sakit dalam tubuh. Bagi ibu hamil ini sebaiknya hindari konsumsi obat penghilang rasa sakit alangkah baiknya konsultasi ke dokter kandungan dulu sebelum meminum obat penghilang rasa sakit.

4. Obat Penenang
Obat penenang biasanya diberikan kepada seseorang yang panik, cemas, dan juga depresi jenis obat ini memiliki kandungan alprazolam. Bagi wanita yang pertama mengandung tentunya memiliki rasa senang dan rasa cemas tapi bagi seorang wanita yang pernah keguguran pastinya memiliki tingkat depresi yang tinggi, maka dari itu dalam pemakaian obat penenang ini haruslah dengan resep dokter karena jangka panjang obat penenang ini tak baik untuk perkembangan janin.
   
5. Obat Anti mabuk
Bagi ibu hamil yang sedang bepergian jauh maka hindari obat anti mabuk kendaraan karena jangka panjang bisa berpengaruh buruk untuk janin, alangkah baiknya gunakan cara alami untuk minimalis mabuk seperti membawa penghangat badan, makan yang sedikit saat berangkat dan lain-lain.

6. Obat Anti Alergi
Obat alergi yang dijual bebas di apotik memang memiliki kualitas yang berbeda juga memiliki tingkat kecocokan yang tak sama di setiap pengguna. Obat alergi bila dikonsumsi oleh ibu hamil juga tak baik untuk kelangsungan kehidupan janin dalam jangka panjang maka dari itu lebih baik mencegah dari pada mengobati, perlu diketahui bahwasanya alergi ini pastinya karena sebab seperti debu, suhu ruangan yang dingin, dan faktor makanan maka dari sekarang sebaiknya jaga diri dan buat lingkungan menjadi lebih bersih.

7. Obat Anti Depresi
Depresi biasanya menyerang pada ibu yang pernah mengalami keguguran dan untuk menghilangkan depresi kita sering mengkonsumsi obat-obatan namun cara ini ternyata tak baik untuk jangka panjang terutama pada kelangsungan janin, alangkah baiknya gunakan cara alami untuk menghilangkan depresi tersebut seperti terapi, yoga, dan sejenisnya.

8. Obat Anti Biotik
Obat antibiotik ini berguna untuk mengobati infeksi karena bakteri dan pemberian antibiotik pastinya harus dengan resep dokter dan pemberian antibiotik ini tentunya memiliki efek buruk untuk jangka panjang terlebih pada ibu hamil maka dari itu hindari pemakaian obat antibiotik bila sedang hamil.

9. Obat Demam
Untuk menurunkan demam sering kali kita mengkonsumsi obat paracetamol dan ini tak baik dikonsumsi oleh ibu hamil untuk jangka panjang. Bila ibu yang mengandung ini mengalami demam sebaiknya periksa-kan ke bidan atau dokter agar mendapat obat lainnya yang aman baik untuk janin.

10. Obat Epilepsi
Seorang yang terkena epilepsi cenderung mengalami kejang dan ini yang diserang sel saraf dan obat yang sering digunakan bersifat teratogenik yang bisa menyebabkan bayi cacat lahir.

11. Pil Mempermudah Kencing
Pembengkakan di kaki akibat penumpukan cairan ini menandakan bahwasanya organ tubuh bagian dalam sedang tak sehat dan ini sering diobati dengan mengunakan obat diuretik sehingga cairan ini dikeluarkan dalam bentuk air kencing, sehubungan dengan pembengkakan di kaki ini terjadi pada wanita yang sedang hamil namun jangan sekali mengkonsumsi obat diuretik karena dapat membahayakan kesehatan janin.

12. Jenis Obat Darah Tinggi
Jenis obat yang sering digunakan untuk penderita darah tinggi memiliki resiko yang dapat meningkatkan prolaktin yang berimbas pada terhambat-nya terjadi kehamilan, maka dari itu bila ingin hamil maka hindari obat darah tinggi dan bila mempunyai catatan darah tinggi maka konsultasi ke dokter agar cepat hamil dan lahir normal.

13. Obat Malaria
Penyakit Malaria disebabkan oleh gigitan nyamuk dan obat yang sering diberikan plaquenil, namun bila anda sedang hamil maka konsultasi ke dokter bila anda terkena penyakit malaria, karena obat plaquenil ini memiliki resiko yang membahayakan janin.

14. Obat Anti Kanker
Obat anti kanker ini seperti Cyclophos phamide, pazopanip dan masih banyak lagi dan obat ini tak baik untuk kelangsungan janin karena janin sangat rentan dengan obat anti kanker sehingga bisa menyebabkan bayi cacat lahir.

15. Obat Herbal
Obat herbal pada dasarnya di dapat dari tanaman, namun obat herbal tidak semua baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil terutama yang berbahan giseng, rosmary dan lidah buaya karena tak baik untuk perkembangan janin.
ARTIKEL TERKAIT