7 Pelajaran Yang Di Dapat Dari Cinta Pertama Setelah Putus

image : newscult.com

Kebahagian dalam menjalin hubungan cinta pertama ini memang sangat tak ternilai dan membuat hati kita berbunga-bunga sehingga kita terlena dengan cinta ini. Cinta pertama ini memang sangat membekas dalam kehidupan dan pastinya saat mengingat masa-masa cinta pertama memang membuat kita tersenyum sendiri. Cinta pertama selain membawa kebahagian juga membawa perubahan dalam kehidupan tanpa kita sadari perubahan ini sedikit demi sedikit yang akhirnya bisa merubah kita 100%. Dalam urusan cinta pertama bila kita mau berfikir jernih dan berfikir dewasa pastinya banyak hikmah yang dapat kita petik yang nantinya bisa untuk menjalani hubungan cinta yang kedua bisa sama orang lain atau melanjutkan hubungan cinta pertama, hikmah yang dapat di petik diantaranya sebagai berikut:

1.Merasakan Kebahagian Yang Berbeda
Pastinya yang namanya cinta pertama memang didalam menjalin hubungan tersebut agak canggung, menegangkan, Malu, dan menantang ini semua menjadi satu yang akhirnya menjadi campur aduk rasanya dalam hati, dari semua ini yang terpenting adalah rasa bahagia yang berbeda dari kebahagiaan apapun dan kadang sangat senangnya saat mengingat hal ini bisa tersenyum sendiri dan juga bisa membuat tidak bisa tidur.

2. Bisa Merasakan Apa Yang Dinamakan Cinta
Putusnya hubungan cinta pertama pastinya membuat trauma tersendiri dan merasa sangat kehilangan dan biasanya sangat sulit untuk melupakan cinta pertama, ketahuilah tanpa kita terpikir kan bahwasanya kita sudah merasakan apa yang dinamakan cinta dan ini merupakan hal pertama kali dalam hidup walaupun hubungan cinta pertama ini kandas dan kebagian rasa cinta ini berbeda dengan rasa cinta kita dengan keluarga dan teman.

3. Pemikiran Yang Tidak Realistis Dan Logika
Dalam urusan cinta pertama pastinya kita memandang bahwasanya sosok pasangan cinta kita nantinya akan menjadi pendamping hidup kita sampai ajal yang memisahkan juga merupakan sosok yang sempurna, memang hal ini agak klasik namun hal ini sering dirasakan saat pertama kita mencintai seseorang, dalam hal ini terdapat alasan yang tidak realistis dan logika karena kehidupan ini sangat sulit di tebak dan penuh misteri dan perjalanan hidup ini tentunya banyak sekali tantangan, misteri dan cobaan terlebih untuk hal cinta.

4. Terlalu Banyak Berharap Dan Mimpi
Cinta pertama membuat kita mempunyai harapan tinggi dan mimpi seperti cinta pertama kita akan menjadi pasangan hidup, mempunyai keturunan, kehidupan yang mapan dan lain lain sebagainya ini  semua seperti kisah dalam buku cerita. Dalam kehidupan kita boleh bermimpi dan mempunyai harapan yang tinggi namun kenyataan yang sebenarnya itu yang kadang pahit dan manis dan ini akan menghiasi kehidupan kita terlebih urusan cinta.

5. Terlalu Banyak Pengorbanan
Sudah pasti dalam menjalani cinta pertama pastinya banyak hal yang dikorbankan mulai dari materi, waktu dan tenaga, memang hal ini tak ada yang memaksa karena kita sudah tertutup oleh cinta, namun bila mau berfikir yang realistis dan dewasa maka sebenarnya kita banyak mengorbankan hal-hal penting dalam hidup ini dan perlu dicatat siapa yang berani menjamin bahwasanya pasangan cinta pertama akan menjadi pendamping hidup kita? Alangkah baiknya dalam menjalani cinta pertama ini juga harus bisa memprioritaskan hal-hal yang penting di lain urusan cinta.

6. Ketergantungan Dengan Pasangan
Makan tak enak, tidur tak bisa memejamkan mata, tersenyum kadang menangis dan selalu terbayang wajah pasangan cinta pertama yang tentunya kita akan menomorkan satukan pasangan cinta pertama juga siap berkorban, tanpa kita sadari kita ketergantungan dengan pasangan cinta pertama sehingga kita tak bisa berkonsentrasi penuh selain urusan cinta karena dilain urusan cinta banyak sekali yang harus kita jaga dan kerjakan dengan baik seperti hubungan dengan keluarga dan teman juga karier.

7. Masa Depan Kadang Dipertaruhkan Tanpa Disadari
Cinta pertama memang membuat kita bahagia dan hidup ini menjadi berwarna dan seperti tak ada kekurangan pada saat itu, tanpa kita sadari hal ini memberi dampak pada diri kita seperti kita yang dulunya rajin belajar menjadi jam belajar kita kurangi untuk cinta, serius dalam berfikir pekerjaan menjadi tak konsentrasi karena selalu terbayang wajah kekasih, yang dulunya tekun bekerja menjadi malas-malas karena memikirkan kekasih.
ARTIKEL TERKAIT