Mengobati Bibir Kering Dan Pecah - Pecah Secara Alami

image : kantorberitaindonesia.com

Bibir kering dan pecah-pecah merupakan salah satu problematika yang tak lepas dari setiap orang. Bibir kering dan pecah-pecah dirasa sangat tidak nyaman dan menganggu rutinitas sehari-hari. Bibir kering dan pecah-pecah bisa terjadi karena beberapa faktor. Diantaranya yakni tubuh kekurangan asupan cairan tubuh dan  kekurangan Vitamin C.Cuaca yang buruk juga sangat menggagu kesehatan khususnya untuk kesehatan bibir biasanya terjadi pada musim kemarau.jangan anggap remeh bibir kita kalau keadaan sakit bisa berakibat fatal bisa-bisa tidak hanya kering dan pecah-pecah tapi juga infeksi kalau kita tidak obati, misal kalau kita tidak punya biaya untuk berobat atau takut dengan obat-obat kimia bisa mengunakan obat-obat alami.

Berikut ini adalah cara efektif mengatasi bibir kering dan pecah-pecah secara alami :

1.       Perbanyak Minum Air Putih
Sebagian besar tubuh manusia terdiri dari cairan. Kekurangan cairan atau biasa disebut degan Dehidrasi, merupakan salah satu penyebab timbulnya bibir kering dan pecah-pecah. Salah satu cara yang sederhana yakni sering/perbanyak mengkonsumsi air putih. Karena dengan memperbanyak konsumsi air putih dapat mencegah timbulnya bibir kering dan pecah-pecah. Kita dianjurkan untuk mengkonsumsi air putih setidaknya 8 gelas per hari.

2.       Hentikan Kebiasaan Membasahi Bibir Atau Menjilat Bibir
Sebagian dari kita mungkin beranggapan jika membasahi bibir dengan menjilatnya akan membuat bibir menjadi lebih lembab, tetapi para ahli berpendapat bahwa kebiasaan ini justru membuat bibir menjadi semakin kering. Bahkan kemungkinan terburuk akan timbul gatal di sekitar bibir. Akan lebih aman jika menggunakan pelembab bibir khusus, dengan catatan hindari pelembab bibir yang memiliki rasa untuk mencegah anda kembali menjilati bibir anda.

3.   Menggunakan Produk Untuk Bibir Yang Aman Dari Bahan Kimia Berbahaya
Khusus wanita jika mengalami bibir kering dan pecah-pecah sebaiknya menghentikan sejenak memakai lipstik. Penggunaan lipstik pada saat bibir kering dan pecah-pecah dikhawatirkan menambah efek buruk pada kondisi bibir yang kurang sehat. Jika terpaksa memakai lipstik, usahakan memakai lipstik yang bebas dari bahan kimia berbahaya.

4.       Mengoleskan Madu
Tidak diragukan lagi kalau madu memang memliki khasiat yang sangat banyak bagi tubuh. Salah satunya yakni mampu mengatasi bibir kering. Madu juga mampu membuat bibir menjadi terlihat memerah. Caranya tinggal dioleskan saja pada bibir sampai rata lalu biarkan  jangan di jilati dengan lidah,madu akan mengering sendiri dan meresap ke lapisan bibir. Madu yang digunakan disini harus madu murni.

5.       Mengoleskan Mentega  Atau Minyak Kelapa
Menurut para ahli, mentega mampu mengandung asam lemak yang baik sehingga mampu mempercepat proses penyembuhan pada bibir yang kering.

6.       Jangan Menggigit Bibir
Menggigit bibir saat kondisi bibir kering dapat mengurangi pelindung alami pada bibir sehingga bibir yang kering dan pecah-pecah membutuhkan waktu yang relatif lama untuk kesembuhan.

7.       Menggunakan Masker
Saat beraktivitas di luar ruangan,  kondisi bibir yang sensitif dapat menjadi kering dan pecah-pecah dikarenakan paparan sinar matahri langsung. Sebab lainnya yaitu cuaca yang ekstrim dan polusi udara yang sangat mengganggu. Untuk memnghindari bibir kering dan pecah-pecah bila perlu menggunnakan masker. Penggunaan masker berguna untuk melindungi bibir dari terik matahari, paparan sinar ultraviolet, dan tiupan angin kencang saat diluar ruangan.

8.       Berhenti Merokok
Khusus bagi perokok, saat bibir kering dan pecah-pecah melanda sebaiknya hentikan kebiasaan merokok. Merokok dapat membuat bibir semakin kering karena rokok mengandung berbagai zat kimia, dikawatirkan merokok pada saat bibir kering akan berdampak lebih buruk. 

9.       Konsumsi Makanan Yang Mengandung Vitamin C
Bibir kering dan pecah-pecah bisa diakibatkan karena kekurangan vitamin C. Dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung Vitamin C secara rutin, dapat membantu bibir kembali lembab dan normal. Penggunaan Vitamin C dalam bentuk kapsul atau tablet juga diperbolehkan.



ARTIKEL TERKAIT